Investasi Bodong: Kombinasi Bodoh dan Nafsu Agar Kaya Dengan Instant

Sampai saat ini masih banyak kejadian investasi bodong dan program abal-abal untuk investasi. Ribuan orang menjadi korban dalam kejadian ini, hingga uangnya kunjung tak balik seperti di telan bumi, kayak hartanya si Qorun yang pelit di tenggelamkan ke dalam bumi.

Kenapa Kejadian Investasi Bodong selalu terulang ? karena mereka si investor ( yang menyetorkan uang) Bodoh dan terlalu bernafsu untuk kaya atau ingin punya banyak uang dengan secara yang instant. Iya toh ?

Kok bisa gitu loh ? Ya iya, mereka yang menyerahkan uang di janjiin jika anda investasi sekian, anda akan dapat sekian yang menggiurkan hingga 15% perbulan. gilak kan ? iyalah, Bank saja ga berani memberi sampai sebegitu besarnya keuntungan untuk nasabahnya. Kalau saya tidak keliru hanya 5-6,5 % perbulan.

Salah satu Keluarga saya juga termasuk yang menjadi korban Investasi abal-abal Kampret MMM. Untuk keuntungan sebulan pertama hingga 5 bulan pertama tetap di setor. dan menggiurkan, ga kerja tetap dapat duit perbulan nya. enak toh ? enak kali pun..

itulah yang membuat orang yang investasi tersebut ingin menyetor lebih banyak lagi uangnya ke perusahaan abal-abal tersebut hingga jual motor,mobil,emas dan lain-lain. supaya apa ?supaya pendapatannya perbulan lebih banyak. Mayan bisa beli mobil, motor,dan seterus dan seterus. eh ternyata Modyaaarr !! Pajoh nyan!

Abis duit nya terkumpul banyak di perusahaan abal-abal tadi, yang mengelola perusahaan lari sejauh mungkin dengan membawa uang milyaran hingga triliyun. yang investasi ??? GIGIT JARI, NANGIS, MENYESAL. itulah akibat kebodohan bercampur dengan nafsu. Nyak cok investasi, pajoh !! itu contoh investasi abal-abal Money Game. Barang nya tak ada, hanya dui saja yang diputar-putar untuk gali lobang tutup lobang.

Investasi yang jelas dan wajar wajar saja, apa saja contohnya ?

  1. Investasi tanah dan property
  2. investasi emas
  3. investasi reksadana
  4. Investasi deposito pada bank
  5. dan lain-lain banyak sekali yang masih masuk akal

Meski demikian, yang perlu di ingat adalah setiap investasi punya risiko, namun bukan risiko seperti jika anda mengikuti investasi abal-abal yang ujung ujungnya buat sakitnya tuh disini.

Disini berlaku prinsip universal: Low risk, Low return. High risk,High return.

Dan pada akhirnya, selalu lah belajar bijak dalam menyikapi sesuatu, apalagi jika ingin mengambil keputusan.

 

 

Baca Juga:

Benarkah Menabung pangkal kaya ?

5 tips aman sebelum berbisnis dengan teman biar ga saling sikut

NAsehat jack MA untuk pengusaha muda

 

 

 

 

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*