Pentingkah Seseorang Membuat Resolusi Hidup?

Apakabar sobat ?? Bahagia dan senang bukan ? Jawab mu HARUS iya, Tanpa alasan.

Baru saja kemarin, satu hari lalu saat saya menulis ini karena ini tanggal 2 januari, kita memasuki tahun baru 2020. Itu artinya kita sedang berada di pintu start menjalani tahun 2020 ini, bagaimana jalan yang akan kau tempuh 2020 ini? Apa ingin sama juga kah ? Ingin galau ga penting, mengingat hal-hal yang menguras waktu tak menambah skill, mengingat mantan mu yang sudah naik ke pelaminan dengan orang lain,sering mengeluh, senang bergosip, senang nongkrong di grup WA dengan haha hihi tak jelas atau sebaliknya ingin lebih baik ke jalan yang benar ? hihihi 😂..

Bagi yang ingin lebih baik, segera lanjutkan baca ini, jika tidak silahkan tinggalkan web ini karena hanya akan menghabiskan waktu mu dan membuang energi saja. Jadi, jika ingin tertata dan lebih baik dalam menjalankan kehidupan harusnya saya anjurkan punya resolusi dalam menjalani hidup. Kenapa ? Karena resolusi itu sebagai mesin pemacu adrenalin seseorang dalam menggapai keinginan.

Sama seperti marketing, jika tidak diberi target maka dia akan leyeh-leyeh, malas, jika tak diberi target, beda nya resolusi dan marketing adalah resolusi kita sendiri yang kontrol kapan stop,kapan pause,kapan injak gas, beda dengan marketing ada atasan yang akan mengarahkan terus. Dapat kan gambaran apa itu resolusi ? Jika secara pengertian umum, resolusi itu ya TARGET.

So,bagaimana caranya membuat sebuah resolusi ?? Gampang apa susah ya ? Gampang menurut saya, mengamalkan nya yang sulit 🤣🤣🤣.

Jadi misalnya katakanlah tahun 2020 ini kamu ingin punya mobil, maka hal pertama tulis dulu di satu kertas atau karton, buatlah list resolusi mu seperti contoh tadi ingin beli mobil avanza type s warna hitam, buat detail seperti yang saya contohkan tadi lalu print gambar mobil tempelkan di samping tulisan untuk merekam visual nya. Begitu juga dengan list lain seperti rumah,kampus,motor dan lain lain. Buat juga detail waktunya, contoh: punya mobil avanza type s warna hitam bulan 10, tahun 2020. Seperti itu detailnya lebih bagus.

Nah, setelah kelar membuat resolusi ngapai ? Tidur ?? Di tatap saja ? Ya keles, punya keinginan ga diwujudkan, lebih bagus bakar saja resolusi yang di buat tadi.

Jadi Setelah buat resolusi, langkah selanjutnya adalah berusaha mewujudkannya dengan kerja,berusaha,berdagang, dan berdoa. apapun profesimu ga penting, tuhan ga pandang itu, jangan block dirimu dengan cancel impianmu.

Oya, resolusi tadi ga hanya bicara materi, misal kamu ingin nikah 2020 ingin berhenti merokok, ingin lepas dari status jomblo kronis, ingin rajin mandi pagi, ingin solat 5 waktu di masjid, ingin pergi rumah ibadah tiap minggu, intinya apa apa yang membuat kemajuan pribadimu, perubahan baik silahkan dibuat jadi resolusi. paham ya ???

Resolusi yang saya urai di atas merupakan resolusi tahunan, artinya pencapaian yang harus diwujudkan di tahun 2020. Ada juga model resolusi jangka panjang, misalnya target nya yang menurutmu agak sulit dan panjang waktu mencapainya. Katakanlah saya ingin punya lamborghini 2023, ingin punya pabrik sendok bla bla bla.. pencapaian yang dibuat untuk 3 tahun mugkin bahkan 5 tahun. Tapi untuk awal silahkan ikuti saja resolusi tahunan agar mudah ga melebar kemana-mana yang mengakibatkan kalian bingung.

Hal yang perlu diperhatikan juga adalah Sering-sering jenguk resolusi yang telah kau buat untuk menyadarkanmu, bahwa kau punya target yang harus kau capai, jenguk si resolusi yang telah kau buat ketika lelah, ingin menyerah, prustasi sambil menutup mata membayangkan orang terkasihmu bangga dan bahagia tersenyum dengan impian mu jika sudah tercapai.

Bagaimana ? Sudah siap membuat resolusi 2020 mu untuk menyongsong kehidupan lebih baik mu? Kabarkan ke saya jika sudah buat ya… dengan senang hati jika ada yang ingin di obrolkan 🙌😎🥰😘.

Semangat, jangan cancel impianmu, anggap yang meremehkan mu sebagai pupuk untuk buat mu tumbuh subur dan jangan hiraukan. 🙏🙏🥰🙌

Sekian sharing ” pentingkah seseorang membuat resolusi hidup” semoga berguna buat saya dan kalian ya sobat..

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*