Katakan Menjemput Rejeki Jangan Mencari Rejeki

Apa kabar sahabat semua, semoga semakin hebat, sehat, dan dalam kemudahan dalam segala urusan, Amin!

Kali ini sambil menyeruput segelas kopi, saya tiba-tiba teringat ketika beberapa minggu yang lalu ketika berselancar di facebook, tanpa sengaja saya melihat sebuah video yang membuat saya tertarik menonton nya hinga habis, dalam video nya yang saya tonton, seorang ustadz berkata kurang lebih begini: ” jika anda ingin berangkat dari rumah hendak bekerja, berjumpa kolega bisnis, teman, atau pun calon client, jika di tanya oleh orang lain mau kemana ? Maka, jawablah menjemput rejeki, bukan mencari rejeki.” seketika itu saya langsung bergumam dalam hati, Benar juga kata ustad ini, dulu biasa nya jika orang bertanya saya pribadi jika ditanya kemana ? saya sering menjawab mencari rejeki, cari makan an sebagainya, atau jangan-jangan kalian seperti saya juga jawabannya.

lanjut ustad tersebut berkata lagi seperti ini: sekarang jika anda mencari sesuatu, artinya barang nya belum pasti dapat toh ? bandingkan jika anda katakan menjemput, menjemput berarti barang yang akan dijemput sudah ada, tidak mencari lagi. begitu harusnya berpikir, bahasa kerennya mindset nya harus dirubah, karena tuhan sesuai dengan prasangka hambanya, tutup ustad tersebut. Bener juga ucapannya ustad ini dalam hati saya bergumam, maka setelah melihat video tersebut hingga sekarang jika orang bertanya hendak kemana? sebisa mungkin saya akan rubah jawabannya dengan ” saya mau menjemput rejeki, tentunya dengan penuh keyakinan”

Baca Juga: Lupakan Jadi Pebisnis , jika masih baperan

coba perhatikan perkataan motivator nasional, motivator international, pengusaha kelas atas, mereka juga kebanyakan menggunakan teori ini dalam penerapan di kehidupannya. mereka selalu menekan kan betapa sangat berpengaruhnya jika perkataan, mindset jika optimis selalu. namun, jika penerapannya masih ragu-ragu, maka kecil kemungkinan bahwa pemikiran positif anda akan memberikan dampak atau mendapatkan hasilnya.

pernah mendengar kata-kata ” YOU ARE WHAT YOU THINK” ? terlepas dari pengajaran dari sisi agama, semua kalangan manusia, semua kalangan agama,ras, maka kata-kata ini sangat dianjurkan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. jika pemikiran sudah positif maka kebiasannya adalah kata-kata yang keluar dari mulut juga akan selalu bernuansa positif.

jika pikiran, perkataan selalu bernuansa positif, maka hasilnya adalah orang sekeliling baik kenal maupun tidak kenal akan merasa kenyamanan dan senang jika bertemu dengan anda.

Bagaimana ?? sudah siap merubah jawaban jika ditanya “ingin kemana ?” dan merubah sikap agar selalu positif thingking ?? saya tunggu dampaknya apa yang anda dapatkan ya ?? tetap semangat dan tetap positif thingking bagaimana pun keadaan, jangan sampai emosi mu mengalahkan kecerdasanmu. anda lah yang mengatur..

Baca Juga: Biografi Triliyuner Mardigu WP

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*